Latest Post


    Terimakasih Telah Berkunjung

    The Script - No Sound Without Silence (2014) REVIEW


    Akhirnya, album terbaru dari The Script rilis pada tanggal 15 September 2014 kemaren.
    The Script merupakan band asal Dublin, Irlandia yang dibentuk pada tahun 2001, digawangi oleh 3 cowok keren, Danny O'Donoghue (vokal/keyboard), Mark Sheehan (vokal/gitar), dan Glen Power (drum).

    Sekedar mengingat kembali, band ini menjadi besar berkat lagu-lagunya yang hollow banget. Masih ingat Lagu The Man Who Can't Be Moved atau Breakeven pada awal 2010?? Tau kan? Lagu Breakeven ini berada pada peringkat 12 pada Hot Billboard 2010 lho dan mendapat penghargaan Platinum dari RIAA (Recording Industry Association of America) karena terjual lebih dari 1 milyar kopi.
    Album yang berdurasi 44 menit ini lumayan enak untuk didengar telinga. Meski, ada beberapa lagu dengan warna musik mirip Coldplay, U2 dan sedikit 30 Seconds To Mars.
    Album No Sound Without Silence sendiri memiliki komposisi 11 lagu, yaitu:


    1. No Good in Goodbye
    2. Superheroes
    3. Man on a Wire
    4. It's Not Right for You
    5. The Energy Never Dies
    6. Flares
    7. Army of Angels
    8. Never Seen Anything "Quite Like You"
    9. Paint the Town Green
    10. Without Those Songs
    11. Hail Rain or Sunshine

    Pada album ini, The Script masih mengangkat tema brokenheart-lost-hollow seperti pada hit-hit sebelumnya. Sebagai Band pop-rock, di No Sound Without Silence ini dapat dikatakan sedikit kehilangan pop-rocknya. Single andalan album ini, Superheroes sekilas sangat kental dengan Coldplay, bahkan pada intro dan bridge-nya menyerupai lagu Paradise. Tema-nya pun tidak lagi patah hati, seperti single-single sebelumnya.

    Lagu No Good in Goodbye memiliki lirik yang cukup asik - I can't take the ache from heartbreak, If I could turn back in time then I would re-write those lines. Quite Classy!!

    Army of Angels terasa mirip sama musik 30 Second to Mars dengan judul yang mirip, City of Angels. Nah, sedikit yang membuat heran adalah lagu Never Seen Anything "Quite Like You", terkesan lebih cocok jika dinyanyikan oleh boyband seperti One Direction. No offense, but it is. Selanjutnya di Without Those Songs mereka menyebut beberapa penyanyi/band ternama dalam liriknya, Jackson, Elvis, Madonna, Nirvana, Sinatra, dan lainnya. Keren, cara yang halus untuk mengangkat nilai lagu ini.

    No Sound Without Silence benar-benar kehilangan The Script dalam lagu Paint the Town Green atau It's Not Right for You yang cukup kental dengan musik R&B. It's okay, setidaknya mereka bisa memberi warna baru bagi musik  The Script

    So, which is one the best song in album?
    I myself pick The Energy Never Dies as my fav, If we gonna feel alive, let's feel it now!!

    P.S. Blog ini tidak menyediakan free download, silahkan dengarkan lagunya di Youtube atau beli kaset aslinya, atau silahkan kunjungi website The Script

    Ian Nata